Dapatkan kata kata Motivasi Harian anda dengan cara ketik Reg_Motivasi_nama anda_nomor HP_Alamat, kirim ke xxxx0000xxxx>
BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Ms-Word 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Ms-Word 2010. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Oktober 2010

Tekhnik Pengetikan Skripsi

0 komentar

Sistimatika penulisan dan tata cara pengetikan yang harus diikuti dalam penyusunan skripsi seperti berikut ini.
  1. SISTIMATIKA PENULISAN
    1. Bagian Pendahuluan terdiri dari :
      • Halaman judul
      • Tanda persetujuan
      • Curriculum vitae
      • Kata pengantar
      • Daftar isi
      • Daftar tabel
      • Daftar gambar
      • Daftar lampiran
    2. Contoh penulisan ada pada lampiran.
    3. Bagian teks atau bagian inti terbagi atas;
      • Pendahuluan (BAB I);
      • Karangan yang sebenarnya, biasanya di bagi dalam beberapa bab yaitu (BAB II, BAB III, BAB IV, dan BAB V).
      • Pada awal bab sebaiknya di beri alinea pembuka atau penghubung antara satu bab dengan bab sebelumnya.
    4. Bagian Akhir terdiri dari;
      • Lampiran-lampiran;
      • Daftar pustaka.
  2. TATACARA PENGETIKAN
    1. Skripsi diketik dengan jarak dua spasi di atas kertas HVS ukuran kwarto.
    2. Batas pengetikan :
      • Untuk halaman bab (bab baru), sebelah kiri 4 cm dan sebelah atas 4 cm.
      • Untuk halaman selain bab, sebelah kiri 4 cm dan sebelah atas 3 cm.
      • Untuk setiap halaman, sebelah kanan dan bawah masing-masing 3 cm.
    3. Penomoran setiap halaman :
      • Bagian pendahuluan (halaman judul, tanda persetujuan dan seterusnya) di beri nomor romawi kecil yakni i, ii dan seterusnya serta ditempatkan pada bagian tengah bawah halaman.
      • Bagian teks atau bagian inti (BAB I dan seterusnya) diberi angka latin, yakni 1, 2, 3 dan seterusnya dengan cara;
        • Bab baru pada halaman awal, nomor halaman di ketik di tengah bawah;
        • Halaman berikutnya pada sudut kanan atas.
    4. Kalau suatu bab dipecah pada bagian-bagian kecil maka cara penomorannya
      • Angka Romawi besar (untuk BAB);
      • Angka Latin;
      • Huruf Kecil;
      • Angka Latin dengan satu tanda kurung;
      • Huruf Kecil dengan satu tanda kurung;
      • Angka Latin di antara tanda kurung;
      • Huruf Kecil di antara tanda kurung;
      • Angka Romawi kecil di antara tanda kurung.
    5. sebagai berikut : Contoh: BAB I 1. ……… a. ………. 1) ………. a) ………. (1) ………. (a) ………. (i) ……….
    6. Judul Sub Bab tidak perlu garis-bawah dan tidak perlu titik.
  3. Selain hal-hal tersebut di atas, perlu diperhatikan syarat-syarat sebagai berikut :
  4. KUTIPAN
    1. Kutipan harus sama dengan aslinya, baik mengenai susunan kata-kata, ejaan maupun tanda bacanya.
    2. Kutipan yang panjangnya lima baris atau lebih, di ketik satu spasi dengan cara :
      • Baris pertama dimulai setelah tujuh ketukan dari margin kiri.
      • Barisan kedua seterusnya di mulai setelah empat ketukan dari margin kiri.
    3. Contoh : Tentang manajemen kas Maurice D. Levi menyatakan : The Objective of effective working-capital management in an international environment are both to allocate short term investments and cash balance holdings between currencies and countries to maximize overall corporate returns and to borrow in different money markets to achieve the minimum cost.(Levi, 1990, p.286)
    4. Kutipan yang panjangnya kurang dari lima baris diketik seperti pada pengetikan teks biasa (dua spasi) akan tetapi diberi tanda kutip pada awal dan akhir kutipan.
    5. Contoh : Menurut Bambang Riyanto “Pembelanjaan disatu pihak dapat sebagai masalah penarikan modal, dan dilain pihak dapat dipandang sebagai masalah penggunaan modal”.
    6. Kalau kutipan itu perlu dihilangkan beberapa kata/bagian dari kalimat, maka pada awal kalimat itu diberi titik tiga buah.
    7. Contoh : Teory Refleksivitas menurut 1 George Soros dalam The Alchemy Finance menyatakan bahwa: “… Functions need an independent variable in order to produce a determinate result, but in this case the independent variable of one function is the dependent variable of the other …” (Soros, 1994, p. 42).
    8. Kalau di dalam kutipan yang panjangnya kurang dari lima baris terdapat tanda kutip (dua koma), maka harus diubah menjadi tanda kutip satu koma.
    9. Contoh : “Reorganisasi yang disertai dengan penarikan modal baru biasanya diadakan pada waktu-waktu sesudah ‘revival’ dimana dirasakan kebutuhan adanya modal kerja yang relatif besar”. Kata “revival” ditulis ‘revival’
    10. Tiap akhir kutipan ditulis diantara dua kurung nama pengarang, tahun terbitan dan halaman kutipan..
  5. FOOTNOTES dan ENDNOTES
    1. Peneliti boleh menggunakan FOOTNOTES dan ENDNOTES ketika menulis kutipan.Cara penomeran FOOTNOTES adalah menulis nomor urut 1, 2, 3, dan seterusnya di akhir kutipan dan di belakang penulis kutipan dengan FONT SUPERCRIPT .
    2. Contoh: 1Danila, Nevi, The Impact of Intervention On Inventory Control Mechanism, (Malang-Indonesia, Jurnal Akuntansi-Bisnis &Manajemen, 2001, p. 117 – 148)
    3. Cara pengetikan endnotes
    4. Dalam endnotes dicantumkan nama akhir pengarang, , tahun dan halaman. Contoh: “ The starting point in effective management is setting goals: objectives that a business hopes (and plans) to achieve.” (Griffin & Ebert, 1998, p. 111)
    5. Sumber-sumber yang dikutip dapat berasal dari :
      • Buku;
      • Majalah/jurnal/CD ROM;
      • Surat kabar;
      • Ensiklopedi;
      • Web-site;
    6. Sumber dari Buku
      • Satu Pengarang
      • Contoh : 1Sjahrir, Analisis Bursa Efek, cetakan pertama, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1995, halaman 157. (Sjahrir, 1995, hal.157) 2Guritno Mangkoesoebroto, Kebijakan Ekonomi Publik Di Indonesia : Substansi dan Urgensi, cetakan pertama, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1994, halaman 38 (Guritno, 1994, hal. 38) Buku ini ada anak atau sub judul
      • Dua Pengarang
      • Contoh : 1 Husnan, Suad dan Pudjiastuti, Enny, Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas, edisi pertama, cetakan pertama, UPP-AMP YKPN, Yogyakarta, 1993, halaman 115 (Husnan & Pudjiastuti, 1993, hal. 115) 2………, Dasar-dasar Manajemen Keuangan, edisi pertama, cetakan pertama, UPP-SMP YKPN, Yogyakarta, 1993, halaman 191 (Husnan & Pudjiastuti, 1993, hal. 191)
      • Tiga Pengarang
      • Contoh : 1Rugman, Alan M., Donald J. Lecraw, and Laurence D. Booth, International Business Firm and Environment, 2 and Printing, Mc Graw Hill Book Company, Singapore, 1987, page 323 (Rugman, Lecraw and Booth, 1987, p.323) 2Engel, James f., Roger D. Blackwell dan Paul W. Miniard, (1990), Perilaku Konsumen, Terjemahan : Budijanto, Jilid 1, cetakan Pertama, Binarupa Aksara, Jakarta, 1995, halaman 127 (Engel, Blackwell and Miniard, 1995, hal. 127) 3 Eiteman, David K., Stonchill, Arthur I., Moffett, Michael H., Multinational Business Finance, ninth edition, Addison-Wesley Publishing Company, Inc, 2001, USA, p. 152 (Eiteman, Stonchill and Moffett, 2001, p. 152)
      • Pengarang lebih dari tiga
      • 1Spriegel, M., et al, Statistics, Schaum Edition, Prentice Hall, New York, 1970, Page 90.
      • Artikel atau tulisan dalam buku kumpulan karangan
      • Untuk kutipan dari artikel atau tulisan yang dimuat dalam buku kumpulan artikel atau tulisan cara penulisannya sebagai berikut : Contoh : 1Biagiono,Luis F., Joseph A. Lovely, “The Impact of Accounting on Managerial Performance “In Readings in Cost Accounting, Budgeting and Control, Ed, William E. Thomas, Jr, Fifth Edition, South-Western Publishing Co, Cincinnati,978, page 26-27. 2Ida Bagus Mantra dan Kasto, “Penentuan Sampel”, Dalam Metode Penelitian Survei Ed., Mari Singarimbun dan Sofyan Effendi, Edisi Revisi, LP3ES., Jakarta, 1989, halaman 155-171.
      • Tidak ada pengarang tertentu
      • Buku diterbitkan oleh sebuah nama Badan, Lembaga, Perkumpulan perusahaan dan sejenisnya, cara penulisan catatan kaki seperti dibawah ini. Contoh : 1Tim Koordinasi Pengembangan Akuntansi, Accountancy Development in Indonesia, Publication No. 9, Yogyakarta, 1992, halaman 305. 2Bank Indonesia, Laporan Mingguan (Weekly Report), No. 1855, 15 Desember 1994, BI Urusan Ekonomi dan Statistik, Jakarta, 1994 halaman 10.
      • Buku yang diterjemahkan
      • Dalam buku terjemahan yang dicantumkan tetap nama pengarang asli dan judul buku yang diterjemahkan, dibelakang judul buku ditulis nama penerjemahnya. Contoh : 1Kerlinger, Fred N., (1989), Asas-asas Penelitian Behavioral, Terjemahan : Landang M. Simatupang, edisi ketiga, Gajah Mada University Press, Yogyakarta, 1990, halaman 101. 2Wee Chow Hou, Lee Khai Sheang, dan Bambang Walujo Hidayat, (1991), Sun Tzu perang dan Manajemen, Terjemahan : Soesanto Boedidharmo, cetakan Kedua, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 1992, halaman 256.
      • Sumber dari Majalah atau jurnal
      • Contoh : 1Gatot Widayanto, “Strategic Cost Management : Tehnik Manajemen Biaya Untuk Transformasi Visi Bisnis Anda”, Manajemen dan Usahawan Indonesia, No. 02 Th XXIV Februari 1995, halaman 10-15. 2Chekulaev, Elena., “The Stolen Life Of Okada Yoshiyo, The Untold Story of How a Courageous Japanese Actress Survived in Stalin’s Russia”, ASIAWEEK February 23, 1994, halaman 50-57. 3 Kasali, Rhenald, “ Fenomena Pop Marketing Dalam Konteks Pemasaran di Indonesia, Manajemen Usahawan Indonesia, No. 09/TH. XXXII September 2003, halaman 3
      • Sumber dari surat kabar
      • Contoh : 1Harian Republika, Senin, 1 Maret 2004, halaman 6. 2Bisnis Indonesia, Selasa, 2 Maret 2004, halaman 5.
      • Sumber dari Ensiklopedi
      • 1) Nama Pengarang diketahui Contoh : 1Magdalena Lumbantoruan dan B. Suwartoyo, Ensiklopedi Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, jilid 1, cetakan pertama, PT. Cipta Adi Pustaka, Jakarta, 1992, halaman 317.
      • Sumber dari Web-site:
      • Kutipan yang diperoleh dari web-site cara penulisan sumber dapat ditulis sebagai berikut: (a) Tingkat inflasi Indonesia tahun 2003 http://www.bi.gi.id/bank_indonesia2/moneter/inflasi/ diakses pada hari: Jum’at, 5 Maret 2004. (b) Rating Indonesia dari Standard & Poor http://www.standardpoor.com/ratings diakses 8 Setember 2004 © J. Doyne Farmer and Andrew W. LO. 1999, Fronters of Finance: Evolution and Efficient Markets, April 11, 1999 (online) diakses 30 Agustus 2004 (http://www.e-m-h.org/FaLo99b.pdf ) (d) Ragnar Nurkse, “Memahami Kemiskinan” online (http://www.kimpraswil.go.id/publik/P2KP/Des/memahami99.html) diakses, 25 Agustus 2004 (e) The NAIRU: Non-accelerating Inflation Rate of Unemployment, Juli 19, 2002, Semi-Daily Journal , Brad Delong’s, diakses 7 Setember 2004 (http://econ161.bekerley.edu/movable_type/archives/000382.html)
  6. TABEL
    1. Kepala dan nomor Tabel
    2. Perkataan tabel ditulis dengan huruf besar pada tengah halaman dan diberi nomor urut dengan angka latin, misalnya TABEL 1, TABEL 2, dan seterusnya. Kepala tabel atau nama tabel ditulis di bawahnya dengan huruf besar seluruhnya berjarak dua spasi dari kata tabel. Apabila nama tabel lebih dari satu baris, cara penulisan harus di susun sedemikian rupa sehingga membentuk kerucut terbalik. Jadi baris kedua lebih pendek dari baris pertama dan seterusnya serta diketik satu spasi.
    3. Lajur
    4. Tabel yang terdiri dari dua lajur, penulisan tidak perlu diberi lajur, tetapi bila lebih dari dua jalur, penulisan harus di beri lajur.
    5. Setiap tabel harus dicantumkan sumbernya dengan jelas dan lengkap, sumber ditulis di bawah tabel yang bersangkutan.
    6. Pengetikan tabel yang melebihi satu halaman tidak boleh diketik pada halaman berikutnya, tetapi harus diketik dalam satu halaman walaupun melebihi ukuran yang dianjurkan (kwarto).
    7. Laporan keuangan yang belum diolah disajikan pada lampiran, apabila ditampilkan pada bagian teks disajikan dalam bentuk tabel.
    Contoh : Tabel dua lajur

      Contoh : Tabel dua lajur
      Tabel 2
      Data realisasi penjualan tahun 1999-2003
      (Dalam Rupiah)
      TAHUN PENJUALAN
      1999 1.230.000.000.000
      2000 1.545.000.000.000
      2001 2.020.000.000.000
      2002 2.335.000.000.000
      2003 2.785.000.000.000
      Sumber : PT. COCA COLA, Jakarta
  7. DAFTAR PUSTAKA
    1. Isi
    2. Daftar pustaka berisi sumber-sumber yang dipergunakan untuk penulisan Skripsi .
    3. SusunanDaftar pustaka di susun menurut abjad nama pengarang, yang dapat ditulis nama orang, lembaga, badan dan lainnya.
    4. BentukBentuk susunan dalam daftar pustaka dapat disusun seperti berikut :
      1) Nama pengarang asing dimulai dengan nama akhirnya, sedang pengarang lokal ditulis tetap.
      2) Nomor halaman tidak perlu dicantumkan.
      3) Nama pengarang mulai diketik pada margin kiri, sedangkan baris kedua dan selanjutnya diketik empat ketukan dari margin kiri dengan jarak pengetikan satu spasi. Antara sumber yang satu dengan sumber berikutnya berjarak dua spasi.Contoh : Daftar Pustaka
      DAFTAR PUSTAKA
      Azumi, K and J. Hage, Organization Systems, A Text Reader Inc Sociology Of Organization, D. C. Heath dan Company, London, 1980. Burns, T dan Stalker, G. M., The Management Of Innovation, Tavistock, London, 1984.
      Clothier, Peter J., (1991), Meraup Uang Dengan Multi-Level Marketing : Pedoman Praktis Menuju Network Selling Yang Sukses, Terjemahan : T. Hermaya, Cetakan Ketiga, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1992.
      Etziomi, Amitai, (1991), Dimensi Moral Menuju Ilmu Ekonomi Baru, Terjemahan : Tjun Surjaman, Cetakan Pertama, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 1992.
      Farmer, J. Doyne and Lo, Andrew W. 1999, Frontiers of Finance: Evolution and Efficient Markets, online diakses 9 September 2004
      (http://www.e-m-h.org/FaLo99b.pdf)
      Hadipranoto, Arsip, F., Kohesifitas Kelompok Sebagai Indikator Dasar Kekuatan Koperasi, Badan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta, 1988.
      Kerlinger, Fred N, (1989), Asas-asas Penelitian Behavioral, Terjemahan : Landung M. Simatupang, edisi ketiga, Gajah Mada University Press, Yogyakarta, 1990.
      Littauer, Florence, (1994), Personality Plus, Terjemahan : Anton Adiwiyoto, Binarupa Aksara, Jakarta, 1995.
      Maulana, A., Sistem Pengendalian Managemen, Cetakan Pertama, Bina Aksara, Jakarta, 1989.
      Naisbitt, John, (1991), Global Paradox, Terjemahan : Budijanto, cetakan Pertama, Binarupa Aksara, Jakarta, 1994.
      Ohmae, Kenchi, (1991), Dunia Tanpa Batas, Terjemahan : FX. Budiyanto, cetakan pertama, Binarupa Aksara, Jakarta, 1991.
      Santoso ,Singgih; Tjiptono, Fandy (2002) Riset Pemasaran: Konsep dan Aplikasi dengan SPSS, cetakan kedua, PT Gramedia, Jakarta
      Sugiyono (2003), Metode Penelitian Bisnis, cetakan kelima, CV Alfabeta, Bandung
      Wee Chow Hou, Lee Khai Sheang, Bambang Walujo Hidayat, (1991) Sun Tzu Perang dan Manajemen, Diterjemahkan : Soesanto Boedidharmo, cetakan Kedua, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 1992.


Selasa, 14 September 2010

Berkenalan dengan Office 2010

0 komentar

Microsoft Office 2007 aza belum juga saya kuasai eh Office 2010 dah keluar. Itulah sebagian besar pengguna office berkomentar, ya Microsoft si raja software itu sudah mengeluarkan versi office terbarunya yang diluncurkan secara global pada tanggal 15 Juni lalu. Di Indonesia sendiri diluncurkan di Pantai Tanjung Lesung, Banten. kenapa Microsof mengeluarkan product terbarunya di sana ? Saya juga ga tahu ......... tanya aza langsung sama Microsoft nya ya ?
Menurut berita dari tempointeraktif.com, versi office 2010 merupakan versi yang paling sukses karena dari hasil pengunduhan versi betanya antara bulan Januari sampai dengan Mei 2010, sudah ada 10 juta kali, dari Indonesia sendiri sebanyak 50 ribu pengunduh. Ini berarti 7 kali lebih banyak dari pada saat versi beta Office 2007 dirilis.
Menurut detikinet.com ada 7 alasan untuk menjajal Office 2010, mari disimak bersama-sama (karena saya juga baru baca :
1. Gratis 60 Hari
Masih seperti Office 2007, Microsoft memberikan tenggang waktu 60 hari untuk mencicipi Office 2010 RTM 14.0.4760.1000. Namun setelah itu, pengguna diberi tawaran untuk membelinya. Lumayanlah untuk sekadar mengenal Office 2010. 
2. Cukup Komplet

Dengan hadirnya Office 2010, Microsoft menawarkan sebuah perangkat kerja yang lengkap. Mulai mengetik dokumen, menyiapkan presentasi, menggunakan excel, hingga one note telah tersedia lebih sempurna.

3. Spesifikasi Minim
Office 2010 membutuhkan minimum CPU sebsar 500 Mhz dengan memori RAM 512, serta kapasitas hardisk 3 GB. Komputer sedikit jadul dengan OS Windows XP pun dapat menjalankan aplikasi ini dengan lancar.
4. Office Berlayar Sentuh
Dengan Windows 7 yang ada saat ini, pengguna pun sudah bisa merasakan sensasi awal berinteraksi dengan Office layar sentuh. Ke depannya Microsoft bakal terus mengembangkan aplikasi layar sentuh untuk memperkaya fitur Office.
5. Bisa Kerja dari Ponsel
Untuk memperkaya kelengkapan pengguna Office, Microsoft pun memaketkan Office 2010 dengan beberapa produk terbaru Windows Phone. Office Mobile 2010 akan dipasang secara pre-install bersama Word Mobile 2010, Excel Mobile 2010, PowerPoint Mobile 2010, OneNote Mobile 2010, SharePoint Workspace Mobile 2010 serta Outlook Mobile 2010.
6. Menembus Awan
Maksud ‘menembus awan’ di sini adalah pemanfaatan komputasi awan atau lazim disebut cloud computing. Dengan ini pengguna bisa menyimpan hasil kerja mereka ataupun melakukan sharing online secara gratis dengan aplikasi Office. Fitur ini tersedia melalui Windows Live SkyDrive dengan akun Windows Live.
7. Sambil Kerja Tetap Bersosialisasi
Berbekal fitur Outlook Social Connector, Outlook 2010 memungkinkan pengguna untuk saling terkoneksi dengan Facebook, Windows Live, LinkedIn, atau MySpace. Dengan ini, sambil kerja pun tetap bisa bersosialisasi.
Selamat mencoba !!!!!


Perbedaan Microsoft Office 2007 dan 2010

0 komentar

Pada postingan kali saya akan membahas perbedaan-perbedaan antara office 2007 dengan office 2010. dan yang menjadi pertanyaan mengapa sih kita harus hijrah ke 2010 ?
1. Lebih Cepat
Microsoft Office 2010 di claim lebih cepat start-upnya dibandingkan 2007. Selain lebih cepat Office 2010 terbagi menjadi aplikasi 64 bit (x64) dan 32 bit (x86). Jadi kalau kalian ingin pakai Ms Ofice 2010 disarankan untuk melihat dulu jenis OS yang dipakai di komputer agar performa komputer lebih cepat saat menjalankan program.
2. Ribon lebih simple
Dibandingkan tampilan ribon di 2007, menurut saya ribon di 2010 lebih simple dan enak dilihat. Sebetulnya hampir sama persis, namun pada setiap tombol-tombol di ribon tidak diberi kotak atau separator sehingga terlihat lebih lenggang dan lebih mudah dicari tombol-tombol yang kita inginkan. Beberapa blog teman juga megnatakan ada beberapa tombol yang tidak begitu berguna dihapus dari ribon, tapi sebetulnya kita bisa mengedit tombol-tombol yang ada di ribon agar sesuai dengan kebutuhan kita pada menu properties

3. Application Menu 
Di MS Office 2007 kita menemukan application menu yang simple saat meng-klik logo ofice di pojok kiri, disini juga dapat kita temukan dengan meng-klik tombol file. Hanya saja tampilannya lebih menarik bila dibandingkan dengan 2007 yang simpel. Tapi menurut saya dari fungsibilitas saya kurang suka, justru malah ribet karena ada pilihan pilihan menu yang tidak begitu penting dipaparkan seperti permisions dan info yang nggak begitu berguna buat saya. Di aplikasi office selain word, menu ini disesuaikan warnanya dengan themes. Misalkan pada excel berwarna hijau dan power point orange kecoklatan. Dengan tampilnya application menu yang lebih atraktif saya kagum pada pemakaian pertama. Habis itu ketika memakai berkali-kali, menu yang atraktif ini buat saya nyaris nggak ada gunanya.
4. Artistic Effects pada image
Sepert Photoshop, kini di office pun bisa menggunakan filter artistic effects pada image yang kita gunakan di ms Word. Di dalam ribon picture tools (format) kita bisa memilih 23 effects artistik yang dapat digunakan pada image seperti sketsa lukisan pensil (pencil sketches), pastel dan cat minyak (oil paintings), maosaic dan kaca bergelombang (rippled glass). Nggak hanya sampai disitu aja, Office 2010 juga punya alat penghilang background gambar (Remove Background tool) nah, fitur yang satu ini jadi salah satu point selling penting ms Office 2010.
5. Smart art yang lebih editable dan beragam
Kita bisa menemukan smart art di Office 2007. Kini di Office 2010 fitur smart art memiliki lebih banyak diagram dan lebih banyak opsi untuk diedit. Namun bagi yans suka dengan persentasi menggunakan MS Power point, smart art akan membantu mempercantik bentuk persentasi anda
6. Fitur video yang lebih maksimal pada Power Point
Pada power point kita bisa memasukan video HD dengan format movie file yang lebih banyak dibandingkan office 2007. dan yang paling mengesankan kita bisa menaruh kode embed code youtube pada persentasi kita. Kekurangannya ketika menaruh kode embed youtube kita harus online saat memutar video tersebut di persentasi. Disini kita juga bisa menambahkan filter pada video kita dengan mudah. Dan hebatnya lagi kita bisa menaruh video kita ini pada frame 3 dimensi. Keren bukan? buat kalian yang suka persentasi wajib nih pakai ms Office 2010.


10 Hal Baru dalam Microsoft Office 2010

0 komentar

Microsoft corp, Selasa (15/6), merilis Microsoft Office 2010 yang akan memanjakan pengguna di seluruh Indonesia termasuk Indonesia dengan berbagai inovasi terbaru. Jakarta (Finroll Lifestyle) – “Microsoft Office 2010 adalah penyempurna produk Microsoft Office sebelumnya dengan berbagai pembaruan fitur di setiap programnya sehingga mudah menggunakannya,” ujar Haswar Hafid, Office Consumer Marketing Manager Microsoft Indonesia. 

Perbedaan mencolok dari versi sebelumnya, Microsoft 2010 mampu dijalankan di ponsel dan browser selain penambahan fitur menarik lainnya. Microsoft Office Web Apps dalam Office 2010 memungkinkan penggunanya bekerja di tiga sektor berbeda, PC, ponsel, dan browser. Pengguna pada masing-masing sektor itu dapat bekerja bersamaan dan saling terhubung (connected), sehingga pekerjaan jauh lebih mudah dan hemat waktu. Bagi pengguna ponsel pintar berbasis windows bisa menggunakan Microsoft Office 2010 dalam ponselnya, sedangkan yang berbasis OS lainnya hanya mendapatkan view-nya saja. Dalam Microsoft Office 2010 terdapat tiga keluarga Office yaitu Office Home and Student 2010, Office Home and Bussiness 2010, serta Office Home and Professional 2010. “Perbedaan tersebut karena adanya kebutuhan dan target pasar yang berbeda di pengguna misalnya Office Home and Student lebih digemari oleh pengguna PC rumahan selain harganya yang murah sedangkan Office Home and Bussiness lebih ke perusahaan,” katanya dalam mengenalkan Office 2010 kepada wartawan di Tanjung Lesung, Banten. Di pasar, Office Home and Student 2010 dijual seharga 800 ribu rupiah, Office Home and Bussiness 2010 seharga 200 dolar AS, sedangkan Office Home and Professional 2010 seharga 400 dolar AS. Dengan harga berbeda, tentu saja yang ditawarkan di dalamnya juga berbeda. Untuk Office Home and Student di dalamnya meliputi Word, Exel, Power Point dan One Note, sementara Office Home and Bussiness ditambahkan program email, Outlook. Lebih lengkap bagi Office Home and Professional karena juga ditambahkan Office Publisher dan Access. Ketika ditanya tentang strategi pemasaran, Head of Office Product Business Group Microsoft Bonnie Mamanua mengatakan, Microsoft akan berusaya meyakinkan pengguna mengenai kelebihan dan inovasi dalam Microsoft Office 2010. Ia mengatakan, pihaknya tidak menargetkan berapa penjualan Microsoft Office 2010. Pengguna juga bisa mengunduh Microsoft Office 2010 Beta trial version melalui website Microsoft.
10 Hal Baru Microsoft menyuguhkan 10 hal baru pada Microsoft Word teranyarnya yang akan segera diluncurkan di Indonesia bulan ini bersama aplikasi lain dalam Microsoft Office 2010. Salah satu yang baru dalam Microsoft Word 2010 adalah fitur Navigation Pane, memungkinkan penggunanya melihat summary hasil pencarian (search) dokumen yang ditampilkan dalam pane tunggal (single pane) dan tinggal klik jika ingin mengakses salah satunya. Di luar dari 10 hal baru itu, tampilan (interface) Microsoft Word 2010 sepintas tidak berbeda dengan versi sebelumnya, 2007, walaupun pengguna akan menemukan banyak pengalaman baru dari keluarga Office terbaru ini. “Memang sepintas tampilan Microsoft Word 2010 tidak jauh berbeda dengan yang 2007 agar pengguna lebih mudah beradaptasi dengan yang baru karena sudah terbiasa (dengan) yang sebelumnya,” kata Haswar Hafid, Office Consumer Marketing Manager Microsoft Indonesia pada media outing di Teluk Besung, Banten, belum lama lalu. Menurut Haswar, sistem Navigation Pane juga memudahkan pengaturan dan pengerjaan membuat dokumen atau tulisan seperti ketika menulis buku yang terdiri dari beberapa bab. Navigation Pane bisa menampilkannya seperti daftar isi yang menggambarkan seluruh buku, jadi jika terdapat kesalahan, pengguna tidak perlu men-scroll ke bawah karena fitur ini bisa langsung membantu menemukan kesalahan yang akan diperbaiki. Keluarga Office yang sebelumnya sudah dilengkapi Navigation Pane adalah Microsoft Power Point dan yang ada di Microsoft Word 2010 secara umum sama. Bedanya, di Power Point menampilkan bentuk slide halaman demi halaman, sedangkan di Microsoft Word 2010 ditampilkan hanya dalam satu kotak di sebelah kiri, kata Haswar. “Navigation Pane memudahkan pengguna untuk menghemat waktu dan membantu tingkat pruduktivitasnya,” ujar Haswar di kesempatan yang sama. Fitur menguntungkan lainnya selain Navigation Pane, antara lain picture editing dan word text effect. Dengan mengklik picture editing maka terdapat beberapa pilihan fasilitas yang bisa memperindah gambar baik dari warna atau bentuk secara otomatis. Sementara word text effect akan memudahkan pengguna memberikan berbagai efek pada tulisan, diantaranya efek elegan, newspaper, dan banyak lainnya. Satu fitur yang sangat membantu menjawab keluhan dari Microsoft Office versi sebelumnya adalah tool “Convert”. Dengan fasilitas convert itu pengguna tidak usah cemas lagi untuk membuka file Word 2003 dan 2007 di Word 2010. “Sejauh ini kita mendapatkan laporan bahwa pengguna kesulitan membuka Word 2003 di Word 2007 karena format yang berbeda tapi di Word 2010 masalah seperti itu bisa terselesaikan,” ujarnya. Kelebihan lainnya, setiap pengguna Microsoft Word 2010 bisa terhubung satu dengan yang lainnya untuk mengerjakan atau berbagi tulisan sehingga pekerjaan lebih efisien. Bila pengguna lupa menyimpan dokumen yang dikerjakan, Word 2010 juga memberikan recover dokumen lebih baik. Pengguna bisa menampilkan kembali file yang lupa disimpan semudah ketika membuka file di ruang penyimpanan komputer anda.